Transaksi Non Tunai untuk Cegah Korupsi dan Pungli
access_time Jumat, 07 Juli 2017 14:33 WIB
remove_red_eye 5283
person Reporter : Suriaman Panjaitan
person Editor : Toni Riyanto
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggencarkan metode pembayaran melalui transaksi non tunai (cashless) untuk mencegah korupsi dan pungutan liar (pungli).
Untuk bantuan sosial kita juga mengarah kepada sistem cashless
"Ketika bertemu pihak Bank Indonesia kita menyampaikan kebijakan soal keuangan di Pemprov DKI. Untuk bantuan sosial kita juga mengarah kepada sistem cashless," kata Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/7).
Ia menambahkan, bantuan dana pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) juga tidak bisa ditarik tunai untuk mencegah terjadinya penyelewengan.
Disdik Diminta Awasi Ketat Pendistribusian KJP"Saya tegaskan, hingga saat ini dana KJP belum bisa dilakukan penarikan secara tunai," tandasnya.
Berita Terkait
-
Anjungan DKI di PRJ 2017 Terapkan Transaksi Non Tunai
access_timeSelasa, 23 Mei 2017 19:29 WIB
remove_red_eye5068 personOki Akbar -
BI Dukung Penerapan Transaksi Non Tunai Pemprov DKI
access_timeRabu, 05 Juli 2017 15:27 WIB
remove_red_eye4104 personAdriana Megawati -
Isu KJP Dapat Ditarik Tunai Sebagai THR Tidak Benar
access_timeSenin, 19 Juni 2017 13:43 WIB
remove_red_eye8227 personBudhi Firmansyah Surapati
Berita Terpopuler
indeks